Kumpulan Info Modem & Paket Internet Terbaru

Ingin Berlangganan Speedy di Purworejo Tapi Kok Mahal Paketnya

Situs-Modem.Com – Sebagai seorang blogger saya sangat membutuhkan akses internet yang stabil dan cepat, juga membutuhkan banyak kuota yang besar bila perlu unlimited. Hal tersebut agar memudahkan saya dalam membangun sebuah blog mulai dari mencari referensi, mencari berbagai tool penunjang dll.

Selama ini saya hanya mengandalkan internet menggunakan modem smartfren. Tau sendirilah gimana kekurangan internet berbasis nirkabel baik GSM atau CDMA pasti kalo pas cuaca tidak bersahabat sinyal bisa timbul tenggelam. Selain itu adanya pembatasan kuota sehingga kita harus lebih bijaksana dalam memanfaatkan kuota. Artinya harus benar-benar memanfaatkan kuota tersebut untuk hal-hal yang positif.

Baca juga Cara Cek Kebutuhan Kuota Internet Per Bulan

Hari minggu kemarin (07/12/14) saya berbincang dengan seseorang yang menyuruh saya berlangganan speedy. Pakai speedy internetannya bisa sepuasnya tanpa perlu takut kehabisan kuota. Harganya termasuk murah loh untuk yang kecepatan 1Mb cuma 195 ribu per bulan entah kalo sekarang. Itu aja kadang bisa lebih murah kalo mendapatkan promo. Udah download tanpa batas kecepatannya juga stabil.

Kemudian keesokan harinya saya dan dia berkunjung ke Grapari Telkom di Purworejo, niatnya sih kalo emang harga segitu saya akan berlangganan speedy. Sesampainya di sana dan menanyakan tentang paket speedy ke CS nya ternyata biaya berlangganan 160 ribu itu kecepatan 512 kbps dengan kuota 3GB, kalo sudah lewat akan diturunkan menjadi 128 kbps. Wah mending pakai modem cdma dong kalo gitu.

Pas tanya kalo yang 1Mb Harganya 295 ribu sudah termasuk gratis nelpon interlokal, itu juga sudah harga promo seumur hidup. Saya sempet terdiam mendengar harga tersebut kok mahal. Dalam benak saya pengennya berlangganan tapi kok mahal gitu.

Lantas saya urungkan dulu niat untuk berlangganannya, tak pikir-pikir dulu. Sebenarnya pengen berlangganan tapi permasalahannya saya belum punya penghasilan sendiri lawong belum kerja. Masih mengandalkan gaji dari orang tua. Kalopun ngajak joinan tetangga agaknya saya kurang yakin gitu ada yang mau. Tapi ya itu tadi kalo belum dicoba mana tahu kan kedepannya tidak ada yang tahu bakalan gimana nantinya.

Untuk sementara ini mungkin saya urungkan niat dulu. Kalo udah benar-benar yakin pasti saya berlangganan dan bila perlu membisniskan koneksinya. Hehe…
Apakah Anda punya pendapat seputar artikel ini ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *